Labels

Social Media

Blogroll

Flag Counter

Labels

Featured 1

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 2

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 3

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 4

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 5

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Agustus 2015

CARA CERDAS MENGISI BENSIN DI SPBU

Selamat Malam Sahabat Blogger & Sahabat Pengunjung Blog SANG MUSAFIR. Malam Ini Saya Akan Berbagi  CARA CERDAS MENGISI BENSIN DI SPBU DI NEGARA NEOLIBERAL INI..!!! Semoga Bermanfaat ya !


INILAH CARA CERDAS MENGISI BENSIN DI SPBU DI NEGARA NEOLIBERAL INI



Di era sekarang ini semua barang¬barang mahal. Termasuk bahan bakar. Bahan bakar semakin mahal, maka jadilah konsumen yang cerdas agar tidak semakin dirugikan.
TIPS MEMILIH SPBU
Lebih baik mengisi bensin di SPBU milik Pertamina yang berkode angka 31 di awal, atau (digit kedua angka 1).
Tiap SPBU memiliki kode depan masing2. Bagaimana cara
mengetahuinya?
Pernah memperhatikan plang nama besar saat menuju ke SPBU? Di wilayah Jakarta dan sekitarnya tertera huruf 31.XXXXX atau
34.XXXXX. Huruf awal pertama menandakan kode wilayah dan angka kedua mengandung arti kepemilikan.
Angka 3 di awal berarti SPBU berada di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Banten dan sekitarnya. Kalau angka di awal 5 untuk SPBU yang berada di wilayah Surabaya.
Digit kedua, jika angka 1 berarti kepemilikan Pertamina sendiri. Sedangkan angka 4 berarti kepemilikan swasta. Jadi yang penting angka keduanya adalah 1 (satu), tidak masalah berapapun angka pertamanya karena itu hanya kode wilayah
Karena, sebenarnya ada tiga kategori SPBU.
1. COCO alias corporate owner corporate operate,
2. CODO yakni corporate owner dealer operate.
3. DODO, dealer owner dealer operate.

Ini berdasar pada situs spbu.pertamina.com.
Karena dikendalikan oleh pertamina, maka kualitas SPBU model COCO dan CODO diyakini lebih baik dibanding DODO. Tanpa bermaksud menyamaratakan, di sisi bisnis bisa dimengerti, karena ingin cepat balik modal, pengusaha jadi berlaku curang. Maka lebih disarankan untuk mengisi bensin di SPBU milik Pertamina (angka keduanya harus 1) karena quality controlnya cukup bagus. Baik keakuratan takaran maupun kualitas BBM akan lebih terjamin.
Jika ingin mencoba membuktikan, isilah kendaraan anda dengan BBM di dua SPBU yang berbeda kode (huruf kedua 1 dan 4) di hari yang berbeda. Jika mengisi bensin di pertamina dengan tanda kode 31 (Angka Kedua 1)akan terasa tarikan mobilnya lebih kencang dan tidak terlalu kotor dibanding dengan BBM dari SPBU dengan tanda kode lainnya.
Coba anda isi tanki motor anda sebanyak 1 liter bensin di SPBU berkode 31 (Angka Kedua 1) dan SPBU berkode 34. Bandingkan dari sisi kualitas (mesin lebih enak) maupun kuantitasnya (yang mana yang lebih cepat habis).
Memang tidak semua SPBU pertamina yang dimiliki swasta berlaku curang, namun dari banyak kasus membuktikan adanya perbedaan baik secara kuantitas maupun kualitas. Pengurangan takaran dan mengoplos BBM mungkin saja dilakukan demi mengejar keuntungan yang berlipat
TIPS LAINNYA
1. Saat mengisi bensin minta kepada petugasnya agar tuas handle selang jangan ditekan tapi dilepas saja ketika mengisi tanki kendaraan. Pernahkah anda sewaktu ngisi bensin, tuasa handle ditekan¬tekan oleh petugasnya? kenapa begitu? karena banyak oknum yang nakal dengan cara memainkan takaran bensin dengan teknik seperti itu sehingga jumlah bensin yang kita isi lebih sedikit dari apa yang seharusnya. Jika anda melihat aksi tersebut saat mengisi bensin, tegurlah petugasnya.
2. Isilah bensin ketika hari masih pagi dan temperatur tanah masih dingin Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah.Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan memuai.
Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari..
Sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli. Dalam bisnis perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan anda rugi/kompensasi karena temperatur.
3. Isi bensin saat tanki kendaraan anda masih setengah penuh
Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Dalam bisnis perminyakan biasanya tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung (floating roof) yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi.,tetapi hal itu tidak terdapat di SPBU.
4. Jangan isi bensin ketika ada truk tanki sedang mengisi tanki penyimpanan. Hampir pasti bensin atau solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan SPBU, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda.
TIPS PENTING LAINNYA
Sering kita dengar waktu mengisi BBM petugas POM dengan manisnya bilang "dari nol ya mas/mbak"
Oke, tapi coba perhatikan baik2. Argonya bisa cepet banget lho...
Bahkan saking cepatnya bukannya malah kaya argo berjalan tapi kaya argo kedip-kedip doang pergaris-garis angkanya -,-
Kalau itu terjadi, bilang saja sama petugasnya "mas, speed 1 aja dan tolong gagangnya dilepas". Bisa dipastikan jalannya argo akan normal. Teorinya begini,
1. Argo cepat itu tidak bagus, karena yang keluar angin, selisih bisa 2-5 liter. Bayangkan kita rugi berapa. Kalau isi bensin motor mungkin tidak begitu terasa, tapi kalau mobil yang sudah ratusan ribu keatas lebih dikhawatirkan lagi mereka "bermain" disitu.
2. Sekali lagi gagang/tuas dipegang itu juga tidak bagus, karena dia bisa ngatur speed semprotan bensinnya. Speed terdiri dari 3 gigi. Makin tinggi makin cepat. Maka dari itu mintalah pada petugas supaya speed 1 dan gagang/tuas nya dilepas". Kalo ada petugas yang marah atau semisalnya dengan saran kita. Segera laporkan pada PERTAMINA atau tinggalkan isi bensin disana lagi...

Sekian dulu postingan SANG MUSAFIR malam ini, semoga bermanfaat bagi sahabat blogger & sahabat pengunjung blog saya..!!!

Salam Damai Sang Musafir...!!!

BAHAYANYA SERING MENGOREK-NGOREK TELING

Selamat Malam Sahabat Blogger & Sahabat Pengunjung Blog SANG MUSAFIR !!! Malam Ini Saya Akan Share Sebuah Cerita pengalaman Orang.Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Blogger & Pengunjung Blog SANG MUSAFIR Ini..!!!

BAHAYANYA SERING MENGOREK-NGOREK TELING


Beberapa bulan yang lalu DEWA mengalami kejadian yang tak disangka-sangka. Lebih tepatnya yang mengalaminya anak dari adiknya kakek HARAPAN yang kini sudah meninggal. Awal penyebab meninggalnya simpel, dia punya kebiasaan “ngileni” atau mengorek telinga dengan ujung bulu ayam. Kebiasaan yang seolah-olah tak berbahaya sama sekali menurut kita sahabat blogger.

KRONOLOGINYA
Awalnya, paman saya hanya merasakan sakit di salah satu telinganya hingga tak tahan. Bukan karena sakitnya, tapi risih dengan rasa sakit kecil yang dirasakan berhari-hari. Dia diperiksakan ke dokter umum dan sakitnya hilang. Dua minggu kemudian, sakitnya timbul lagi. Kali ini harus dirawta oleh dokter spesialis THT dan harus menjalani perawatan pembersihan telinga seminggu dua kali. Karena menyepelekan nasehat dokter, paman saya enggan periksa setelah perawatan kedua. Ia merasa sudah sehat dan tak merasakan sakit lagi. Dua minggu kemudian, tiba-tiba ia pingsan selama beberapa menit dan setelah sadar ia tak bisa diajak berkomunikasi selama beberapa jam.
Pada hari itu juga, paman dibawa ke RS di Klaten dan harus menjalani rawat inap. Kondisinya memburuk dan harus dirujuk ke RS di Jogja yang peralatannya lebih lengkap. Setelah diperiksa dokter, diputuskan harus dioperasi otaknya karena “kuman” infeksi dari telinga itu sudah masuk ke otak. Persiapan operasi itu diperkirakan butuh waktu satu bulan, namun baru dua minggu dirawat paman sudah tak tertolong dan akhirnya meninggal.
Dari pengalaman buruk itu, saya mencari-cari informasi, apakah benar mengorek telinga bisa menyebabkan infeksi dan infeksinya bisa menjalar ke otak. Dan inilah info yang saya dapatkan.
SUSUNAN TELINGA
Telinga berfungsi sebagai alat pendengaran dan keseimbangan. Agar kedua fungsi tersebut berjalan, telinga harus dijaga. Sayang, banyak orang yang kadung salah dalam hal menjaga kebersihan telinga. Misalnya, mengorek telinga.
Telinga terdiri dari telinga luar, tengah dan dalam. Ketiga bagian ini bekerjasama menangkap gelombang suara dan menjadikannya bunyi yang nyata. Awalnya, gelombang suara diterima oleh telinga luar. Telinga luar sendiri terdiri dari daun dan liang telinga. Daun telinga menampung suara, yang kemudian disalurkan ke liang telinga. Dari liang telinga, suara kemudian masuk ke telinga tengah melalui gendang telinga. Di belakang gendang telinga, terdapat tulang pendengaran yang bentuknya menyerupai rantai. Tulang-tulang ini saling berhubungan pada sendi dan berfungsi mengantarkan gelombang suara hingga menggetarkan gendang dan sampai ke telinga dalam.
Di telinga dalam terdapat alat penerima yang disebut rumah siput. Di dalam rumah siput terdapat ujung-ujung saraf, cairan, dan organ yang mengambang. Gelombang suara yang diantarkan gendang dan tulang telinga akan menggetarkan cairan dalam rumah siput, sehingga membuat organ yang mengambang bergerak dan menyentuh ujung-ujung saraf pendengaran. Proses yang tadinya menggunakan tenaga mekanik kemudian diubah menjadi tenaga listrik, dan disampaikan ke otak sehingga kita mendengar suara.
Sementara sebagai alat keseimbangan, prosesnya lebih kompleks. Proses terjadi di telinga dalam. Telinga bekerjasama dengan organ lain seperti mata, sendi-sendi, otak dan lainnya. Jika ada dua organ yang tidak berfungsi, maka keseimbangan kita pun akan hilang.
BAHAYA MENGOREK
Bentuk telinga dirancang untuk mengantisipasi masuknya kotoran. Liang telinga yang bersudut membuat kotoran, seperti debu atau serangga, sulit menembus bagian yang lebih dalam. Tugas menghalau kotoran juga dilakukan kelenjar rambut yang terdapat di bagian depan setelah liang telinga. Di sini juga diproduksi getah telinga yang bernama serumen. Kita lebih mengenalnya sebagai tai telinga atau getah. Tai telinga inilah yang akan menangkap kotoran dan dengan sendirinya membersihkannya.
Orang sering salah kaprah menyangka tai telinga sebagai kotoran. Padahal, fungsinya sangat penting untuk membersihkan kotoran yang masuk. Secara alamaiah, kotoran yang masuk akan kering dan keluar sendiri. Tai telinga tidak usah dibuang, kecuali jika menggumpal dan menyumbat liang telinga sehingga menghalangi masuknya gelombang suara ke telinga dalam. Lagipula, tak banyak kasus orang yang mengalami penggumpalan getah ini.
Dalam kadar normal, tai telinga hanya menutupi permukaan dinding telinga. Jika dibersihkan, getah akan diproduksi lagi. Maka, telinga sebaiknya tidak dibersihkan dengan cara dikorek. Cukup bersihkan bagian luar saja, yaitu daun dan muara liang telinga. Bagian lebih dalam dari itu, seumur hidup pun tak perlu dibersihkan.
Salah satu yang sering dilakukan orang adalah mengorek telinga. Tak banyak yang tahu, mengorek telinga justru akan mengakibatkan terdorongnya getah telinga ke bagian yang lebih dalam yang bukan tempatnya. Jika getah ini dibersihkan, maka getah akan diproduksi lagi. Jika pengorekan dilakukan terus-menerus, getah yang
terdorong akan menumpuk dan menyumbat, sehingga pendengaran pun menurun karena gelombang suara tak bisa disalurkan dengan baik.
Mengorek telinga juga bisa mengakibatkan perbenturan sebab telinga kita bentuknya bersudut. Perbenturan ini akan mengakibatkan pembengkakan atau perdarahan. Pengorekan yang terlalu keras atau dalam juga bisa mengakibatkan trauma, ditambah dinding telinga kita mudah berdarah.
Masih ada lagi, mengorek telinga juga bisa bikin kolaps. Anda mungkin pernah mengalami batuk-batuk saat mengorek kuping. Nah, hal ini disebabkan adanya refleks saraf pagus yang terdapat di dinding telinga. Saraf pagus membentang ke tenggorokan, dada sampai perut. Batuk-batuk adalah refleks yang ringan. Refleks yang berat dan berbahaya bisa mengakibatkan kolaps.
MUKA TAK SIMETRIS
Mengorek telinga juga bisa menyebabkan infeksi. Infeksi yang berat dan berada di tempat yang sensitif bisa menyebabkan kualitas pendengaran menurun, bahkan membuat muka jadi mencong (tak simetris).
Salah satu saraf yang terdapat di telinga adalah saraf facialis. Saraf ini berada di belakang liang telinga. Fungsinya menggerakkan otot muka dan sebagai bagian yang menunjang pendengaran. Meski saraf ini dilindungi tulang, namun jika infeksi atau gangguan lain sudah mengenainya, maka bisa mengakibatkan muka menjadi mencong, mata tak bisa ditutup, dan lainnya, yang disebut kelumpuhan saraf facialis.
Infeksi akibat mengorek terlalu keras bisa berbentuk seperti bisul yang bernanah. Infeksi bisa terjadi di liang telinga, kelenjar rambut, bahkan sampai ke bagian telinga tengah di belakang gendang. Selain karena mengorek, infeksi telinga tengah yang disebut congek bisa pula disebabkan oleh adanya infeksi di saluran nafas, yang berasal dari belakang hidung lalu merambat ke saluran tuba eskafius yang menghubungkan rongga di belakang hidung dengan telinga tengah. Jika produksi nanah semakin banyak, maka gendang bisa pecah atau bocor. Akibat selanjutnya, pendengaran akan terganggu.
Di dalam telinga terdapat banyak sekali saraf. Itulah kenapa telinga sangat sensitif. Ketika kita sakit amandel, sakit gigi atau radang tenggorokan, telinga juga terasa sakit, karena telinga kita dilalui saraf perasa. Saraf ini akan mengalihkan rasa sakit di daerah lain sampai ke telinga.
HINDARI MUSIK KERAS
Banyak hal bisa menjadi penyebab menurunnya kualitas pendengaran. Dalam gangguan taraf ringan, orang hanya akan mampu mendengar bunyi dengan kapasitas 25 – 40 desibel saja, taraf sedang 40 – 60 desibel, dan jika lebih dari 60 desibel berarti berada dalam taraf berat.
Kita sering merasa tak pernah mendengarkan musik keras-keras. Namun punya kebiasaan mendengarkan musik dari HP atau MP3 player dengan headset atau earphone. Sekalipun alat itu kecil, karena penggunaannya yang ditempelkan di telinga menyebabkan tingkat kekerasan suaranya mengalahkan suara bising kereta api. Kerusakan penurunan pendengaran karena hal ini bersifat permanen dan tak bisa disembuhkan.
Penyebabnya beraneka ragam, mulai kelainan di telinga luar hingga dalam. Kelainan di telinga luar bisa disebabkan adanya penyumbatan oleh getah telinga, benda asing, bisul, atau tumor. Gangguan di telinga tengah seperti gendang pecah, perdarahan akibat benturan pada kecelakaan, terputusnya rantai tulang pendengaran atau keluarnya cairan karena alergi.
Sementara di telinga dalam, gangguan berupa “pingsan” atau matinya sel rambut yang mengubah getaran mekanik jadi listrik lalu menyampaikannya ke otak. “Pingsan” atau matinya sel rambut disebabkan trauma bising, misalnya mendengar terlalu lama dan sering bunyi-bunyian yang amat keras, infeksi yang menjalar dari telinga tengah atau karena keracunan obat. Melalui peredaran darah, racun dari obat bisa sampai ke telinga dalam.
Penyakit seperti darah tinggi dan diabetes juga bisa mengurangi pendengaran. Pasalnya, penyakit ini bisa sebabkan rusaknya pembuluh darah. Akibatnya, telinga dalam sebagai terminal tak mendapat makanan yang cukup,” ujar Darnila. Sejumlah makanan juga bisa menyebabkan penurunan pendengaran jika menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Contohnya garam, lemak dan rokok. Turunnya pendengaran karena darah tinggi, diabetes dan keracunan obat bisa menyerang dua belah telinga. Sementara penyebab lainnya hanya menyerang telinga yang mengalami gangguan. Perlu diingat, gangguan di satu telinga tidak menjalar ke
telinga yang lain.
Kebanyakan gangguan yang terjadi di telinga luar dan telinga tengah bisa diatasi. Sedangkan jika mengenai telinga dalam agak sulit. Kalau sel rambut di telinga dalam hanya “pingsan”, misalnya akibat mendengarkan musik disko selama dua jam saja, maka pendengaran akan kembali setelah beberapa lama menghindar musik keras ini. Namun, jika terlalu sering mendengar musik atau bunyi-bunyian yang amat keras, bisa saja sel rambut itu patah dan akhirnya kualitas pendengaran rusak
berat. Umumnya hal ini tak bisa diperbaiki.
Pendengaran menurun yang permanen juga bisa ditemukan pada bayi dengan
kelainan bawaan. Biasanya pada mereka bisa dilakukan tes refleks. Tes ini bisa dilakukan oleh orang tua yang merasa curiga anaknya tidak bisa mendengar. Caranya dengan membunyikan sesuatu di tempat tersembunyi, yang tidak bisa lihat matanya. Lihat saja, apakah saat mendengar bunyi ia langsung memberi respon atau tidak?
(Dari berbagai sumber)


Sekian Dulu Ceritanya Malam Ini Sahabat BLOGGER & Sahabat Pengunjung. Semoga bermanfaat Bagi Kita Semua...!!!


Kamis, 30 Juli 2015

BULAN RAMADHAN YANG TELAH PERGI

Selamat Malam Sahabat Blogger !!! Kali ini SANG MUSAFIR Akan post Tentang  BULAN RAMANDHAN YANG TELAH PERGI. Sebulan sudah kita Telah berteman Dengan Bulan Ramadhan, sekarang Dia telah pergi meninggalkan kita. Dan Semoga Kita Semua Para Pembaca Dan Sahabat Blogger Semuanya Masih Bisa Bertemu Lagi Dengan Ramadhan Tahun Berikutnya..!!


Aku lihat RAMADHAN dari kejauhan...
Lalu kusapa ia...
"Hendak ke mana?"
Dengan lembut ia berkata, "Aku harus pergi, mungkin JAUH dan....
sangat LAMA. .......
Tolong sampaikan pesanku untuk orang
MUKMIN:
"Syawal akan tiba sebentar lagi, ajaklah SABAR
untuk menemani hari- hari dukanya, peluklah ISTIQOMAH saat ia kelelahan dalam perjalanan
TAQWA,
bersandarlah pada TAWADHU saat
kesombongan menyerang,
mintalah nasehat QUR'AN & SUNNAH di setiap masalah yang dihadapi... Sampaikan pula salam & terima kasih
untuknya karena telah menyambutku
dengan suka cita dan melepas kepergianku dengan derai air mata...
Kelak akan kusambut ia di SURGA
dari pintu AR RAYAN... Selamat meraih pahala terbaik di
detik-detik terakhir RAMADHAN...
Masih ada beberapa hari lagi untuk bercengkrama
dengan RAMADHAN...
.
"Ya ALLAH, andai di hari ini ada diantara hamba2-Mu yang
Engkau angkat derajatnya,
Engkau ampuni dosa2nya, Engkau lapangkan
rizkinya,
Engkau muliakan keturunannya,
Engkau lepaskan dari semua kesulitannya, Engkau indahkan akhlaknya dan
Engkau berkahi segala hartanya...
Maka Insya ALLAH jadikanlah
saudaraku yg sdg membaca ini beserta
Keluarga nya se baik2 hamba yg
mendapatkannya.... Aamiin..

Sekian dulu Postingan SANG  MUSAFIR Malam Ini, Semoga Para Pembaca Blog Ini Terhibur Dan Berguna Bagi Kita Semua.  

SALAM DAMAI SAHABAT BLOGGER !!!

TANDA TANDA MALAM LAILATUL QODAR

Selamat Malam Sahabat Blogger !!!
Malam Ini SANG MUSAFIR akan pos tentang TANDA" MALAM LAILATUL KHODAR. Semoga Bermanfaat Bagi Para Pembaca Dan Sahabat Blogger Semuanya & Moga Moga Kita Semua Bersua Sama Malam Lailatul Khidar.


Para ulama berbeda pendapat mengenai kapan
Lailatul Qadar itu tiba. Akan tetapi pendapat
yang lebih bisa dipercaya adalah di malam-
malam ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadhan berdasarkan hadits dibawah ini.
"Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh pada
10 hari terakhir dari bulan Ramadhan,
melebihi kesungguhan beliau di waktu
lainnya." (HR. Muslim)
. Sebuah hadits shohih datang Dari sahabat
Abdullah Bin Umar, “Rasulullah SAW telah
bersabda, “barang siapa yang ingin menjumpai
malam Lailatul Qadar, hendaklah ia mencarinya
pada malam dua puluh tujuh.” (HR. Ahmad)
. Berdasarkan hadits diatas, Lailatul Qadar akan
terjadi di malam ke-27 Ramadhan. Namun,
perbedaan penentuan awal mulai 1 Ramadhan
membuat kita tak bisa menjadikan pendapat itu
sebagai patokan yang mutlak. Tanda Tanda
Datangnya Malam Lailatul Qodar Lalu bagaimana kita bisa tahu jika Lailatul Qadar telah tiba?
.
Rasulullah SAW pernah bersabda tentang tanda-
tanda datangnya
Lailatul Qadar. Bila kita merasakan keempat hal
dibawah ini, maka kemungkinan besar Lailatul Qadar telah kita jumpai.
.
Keempat tanda dan ciri tersebut antara lain:
1. Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam
keadaan jernih, teduh, seperti tidak ada sinar.
Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang
artinya,”Subuh hari dari malam lailatul qadar
matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip
bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim)
.
2. Keesokan hari malam Lailatul Qadar, sinar matahari tampak cerah namun teduh.
.
3. Di malam Lailatul Qadar, udara tidaklah
dingin, tidak berawan, tidak panas, dan tidak ada
badai.
. 4. Malaikat akan menurunkan ketenangan
sehingga manusia bisa merasakan ketenangan
tersebut dan merasakan kelezatan dalam
beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari
yang lain.
. Semoga Allah mudahkan kita untuk meraih
pahala dan keutamaan di malam Lailatul
Qadar.. Amiin Ya Mujiibas Saailiin.

Semoga Bermanfaat Postingan Dari SANG MUSAFIR. Dan Kita Selalu Dilindungi Allah..!!!

SEDEKAH VS LOGIKA GAJI BULANAN

Selamat Malam Sahabat Blogger..!!! Malam Ini SANG MUSAFIR Akan Posting Tentang Perbandingan Sedekah vs Logika Gaji Kita. Semoga Berguna Bagi Para Pembaca & Sahabat Blogger Semuanya..!!!




Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .. Saya menduga ia
berasal dari kelas sosial terpandang dan mapan.
Karena penampilannya rapih, menarik dan wajah yang tampan. Namun tidak seperti yang saya duga,
Mas Ajy berasal dari keluarga yang pas-pasan.
Jauh dari mapan. Sungguh kontras kenyataan hidup
yang dialaminya dengan sikap hidup yang
dijalaninya. Sangat jelas saya lihat dan saya
pahami dari beberapa kali perbincangan yang kami bangun. Satu kali kami bicara tentang penghasilan
sebagai
guru. Bertukar informasi dan memperbandingkan
nasib kami satu dengan yang lain, satu sekolah
dengan sekolah lainnya. Kami bercerita tentang
dapur kami masing-masing. Hampir tidak ada perbedaan mencolok. Kami sama-sama bernasib
"guru" yang katanya pahlawan tanpa tanda jasa.
Yang membedakan sangat mencolok antara saya
dan Mas Ajy adalah sikap hidupnya yang amat
berbudi. Darinya saya tahu hakikat nilai di balik
materi. Penghasilannya sebulan sebagai guru kontrak tidak
logis untuk membiayai seorang isteri dan dua
orang putra-putrinya. Dia juga masih memiliki
tanggungan seorang adik yang harus
dihantarkannya hingga selesai SMA. Sering pula
Mas Ajy menggenapi belanja kedua ibu bapaknya yang tak lagi berpenghasilan. Menurutnya,
hitungan matematika gajinya barulah bisa
mencukupi untuk hidup sederhana apabila gajinya
dikalikan 3 kali dari jumlah yang diterimanya.
"Tapi, hidup kita tidak seluruhnya matematika dan
angka-angka. Ada dimensi non matematis dan di luar angka-angka logis." "Maksud Mas Ajy gimana,
aku nggak ngerti?"
"Ya, kalau kita hanya tertuju pada gaji, kita akan
menjadi orang pelit. Individualis. Bahkan bisa jadi
tamak, loba. Karena berapapun sebenarnya nilai
gaji setiap orang, dia tidak akan pernah merasa cukup. Lalu dia akan berkata, bagaimana mau
sedekah, untuk kita saja kurang."
"Kenyataannya memang begitu kan Mas?", kata
saya mengiayakan. "Mana mungkin dengan gaji
sebesar itu, kita bisa hidup tenang, bisa sedekah.
Bisa berbagi." Saya mencoba menegaskan pernyataan awalnya. "Ya, karena kita masih
menggunakan pola pikir
matematis. Cobalah keluar dari medium itu. Oke,
sakarang jawab pertanyaan saya. Kita punya uang
sepuluh ribu. Makan bakso enam ribu. Es campur
tiga ribu. Yang seribu kita berikan pada pengemis, berapa sisa uang kita?" "Tidak ada. Habis." jawab
saya spontan.
"Tapi saya jawab masih ada. Kita masih memiliki
sisa seribu rupiah. Dan seribu rupiah itu abadi.
Bahkan memancing rezeki yang tidak terduga."
Saya mencoba mencerna lebih dalam penjelasannya. Saya agak tercenung pada jawaban
pasti yang dilontarkannya. Bagaimana mungkin
masih tersisa uang seribu rupiah? Dari mana
sisanya?
"Mas, bagaimana bisa. Uang yang terakhir seribu
rupiah itu, kan sudah diberikan pada pengemis ", saya tak sabar untuk mendapat jawabannya. "Ya
memang habis, karena kita masih memakai
logika matematis. Tapi cobalah tinggalkan pola
pikir itu dan beralihlah pada logika sedekah. Uang
yang seribu itu dinikmati pengemis. Jangan salah,
bisa jadi puluhan lontaran doa’ keberkahan untuk kita keluar dari mulut pengemis itu atas pemberian
kita. Itu baru satu pengemis. Bagaimana jika kita
memberikannya lebih. Itu dicatat malaikat dan
didengar Allah. Itu menjadi sedekah kita pada Allah
dan menjadi penolong di akhirat. Sesungguhnya
yang seribu itulah milik kita. Yang abadi. Sementara nilai bakso dan es campur itu, ujung-
ujungnya masuk WC."
Subhanallah. Saya hanya terpaku mendapat
jawaban yang dilontarkannya. Sebegitu dalam
penghayatannya atas sedekah melalui contoh kecil
yang hidup di tengah-tengah kita yang sering terlupakan. Sedekah memang berat. Sedekah
menurutnya hanya sanggup dilakukan oleh orang
yang telah merasa cukup, bukan orang kaya.
Orang yang berlimpah harta tapi tidak mau
sedekah, hakikatnya sebagai orang miskin sebab ia
merasa masih kurang serta sayang untuk memberi dan berbagi. Penekanan arti keberkahan sedekah
diutarakannya
lebih panjang melalui pola hubungan anak dan
orang tua. Dalam obrolannya, Mas Ajy seperti
ingin menggarisbawahi, bahwa berapapun nilai
yang kita keluarkan untuk mencukupi kebutuhan orang tua, belum bisa membayar lunas jasa-
jasanya. Air susunya, dekapannya, buaiannya,
kecupan sayangnya dan sejagat haru biru
perasaanya. Tetapi di saat bersamaan, semakin
banyak nilai yang dibayar untuk itu, Allah akan
menggantinya berlipat-lipat. “Terus, gimana caranya Mas, agar bisa
menyeimbangkan nilai metematis dengan dimensi
sedekah itu?”.
“Pertama, ingat, sedekah tidak akan membuat orang
jadi miskin, tapi sebaliknya menjadikan ia kaya.
Kedua, jangan terikat dengan keterbatasan gaji, tapi percayalah pada keluasan rizki. Ketiga,
lihatlah ke bawah, jangan lihat ke atas. Dan yang
terakhir, padukanlah nilai qona’ah, ridha dan
syukur”. Saya semakin tertegun
Dalam hati kecil, saya meraba semua garis hidup
yang telah saya habiskan. Terlalu jauh jarak saya dengan Mas Ajy. Terlalu kerdil selama ini
pandangan saya tentang materi. Ada
keterbungkaman yang lama saya rasakan di dada.
Seolah-oleh semua penjelasan yang dilontarkannya
menutup rapat egoisme kecongkakan saya dan
membukakan perlahan-lahan kesadaran batin yang telah lama diabaikan. Ya Allah saya mendapatkan
satu untai mutiara melalui pertemuan ini. Saya
ingin segera pulang dan mencari butir-butir
mutiara lain yang masih berserak dan belum
sempat saya kumpulkan.
- Abdul Mutaqin - Wallahu a'lam bish-shawab ... Semoga bermanfaat
dan Dapat Diambil Hikmah-
Nya ...
Sekian Dulu Postingan Saya Malam Ini, Semoga Bermanfaat Bagi Kita Semuanya..!!!

ZAKAT FITRAH MENURUT MAZDHAB SYAFI'I

Selanat Malam Sabat Pembaca & Sahabat Blogger..!!!
Malam Ini SANG MUSAFIR Akan fosting Tentang ZAKAT FITRAH, Semoga Bermanfaat Bagi Kita Semuanya..!!!



Zakat fitrah adalah mengeluarkan bahan makanan pokok dengan ukuran tertentu setelah terbenamnya matahari pada akhir bulan Ramadhan (malam 1 Syawwal) dengan syarat-syarat yang sudah ditentukan .
Zakat fitrah diwajibkan ditahun kedua Hijriyah.
Dasar wajib zakat fitrah :
عن ابن عمر أنّ رسول الله صلّى الله عليه وسلم فرض زكاة الفطر من رمضان على الناس صاعا من تمر أو صاعا من شعير على كلّ حرّ أو عبد ذكر أو أنثى من المسلمين ( رواه مسلم )
“Diriwayatkan dari Sayyidina Abdullah bin Umar, Sesungguhnya Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah bulan Ramadhan berupa satu sho’ kurma atau satu sho’ gandum atas setiap orang muslim, merdeka atau budak, laki2 maupun perempuan“
Zakat fitrah wajib bagi setiap orang islam yang mampu dan hidup di sebagian bulan Ramadhan serta sebagian bulan Syawwal. Artinya, orang yang meninggal setelah masuk waktu maghrib malam lebaran (malam 1 Syawwal) wajib baginya zakat fitrah (dikeluarkan dari harta peninggalannya). Begitu juga bayi yang dilahirkan sesaat sebelum terbenamnya matahari di hari terakhir bulan Ramadhan dan terus hidup sampai setelah terbenamnya matahari malam 1 Syawwal.
Tapi sebaliknya, orang yang meninggal sebelum terbenamnya matahari di akhir bulan Ramadhan atau bayi yang lahir setelah terbenamnya matahari di malam 1 Syawwal tidak diwajibkan baginya zakat fitrah.
Yang dimaksud mampu yaitu, memiliki harta lebih dari:
Kebutuhan makan dan pakaian untuk dirinya dan orang yang wajib dinafkahi pada siang hari raya beserta malam harinya (1 Syawwal dan malam 2 Syawwal) .
Hutang, meskipun belum jatuh tempo (saat membayar).
Rumah yang layak baginya dan orang yang wajib dinafkahi.
Biaya pembantu untuk istri jika dibutuhkan.
Orang yang wajib dinafkahi yaitu:
Anak yang belum baligh dan tidak memiliki harta.
Anak yang sudah baligh namun secara fisik tidak mampu bekerja seperti lumpuh, idiot, dan sebagainya serta tidak memiliki harta.
Orang tua yang tidak mampu (mu’sir).
Istri yang sah.
Istri yang sudah ditalak roj’i (istri yang pernah dikumpuli dan tertalak satu atau dua) dalam masa iddah.
Istri yang ditalak ba’in (talak 3) apabila dalam keadaan hamil.
Zakat fitrah berupa makanan pokok mayoritas penduduk daerah setempat.
Ukuran zakat fitrah 1 sho’ beras = 2,75 – 3 kg.
Urutan dalam mengeluarkan zakat fitrah ketika harta terbatas.
Orang yang memiliki kelebihan harta seperti di atas tetapi tidak mencukupi untuk fitrah seluruh keluarganya, maka dikeluarkan sesuai urutan berikut :
Dirinya sendiri.
Istri.
Pembantu istri sukarela (tanpa bayaran).
Anak yang belum baligh.
Ayah yang tidak mampu.
Ibu yang tidak mampu.
Anak yang sudah baligh dan tidak mampu (secara fisik dan materi).
Jika kelebihan harta tersebut kurang dari 1 sho’ maka tetap wajib dikeluarkan.
📅Waktu mengeluarkan zakat fitrah:
📌1. Waktu wajib, yaitu ketika mendapati sebagian dari bulan Ramadhan dan sebagian dari bulan Syawwal.
📌2. Waktu jawaz (boleh), yaitu mulai awal Ramadhan.
Dengan catatan orang yang telah menerima fitrah darinya tetap dalam keadaan mustahiq (berhak menerima zakat) dan mukim saat waktu wajib.
Jika saat wajib orang yang menerima fitrah dalam keadaan kaya atau musafir maka wajib mengeluarkan kembali.
📌3. Waktu fadhilah (utama), yaitu setelah terbitnya fajar hari raya (1 Syawwal) sebelum pelaksanaan shalat ied.
📌4. Waktu makruh, yaitu setelah pelaksaan shalat ied hingga terbenamnya matahari 1 Syawwal, kecuali karena menunggu kerabat atau tetangga yang berhak menerimanya.
📌5. Waktu haram, yaitu mengakhirkan hingga terbenamnya matahari 1 Syawwal kecuali karena udzur seperti tidak didapatkan orang yang berhak didaerah itu. Namun wajib menggodho’i.
Syarat sah zakat fitrah:
. Niat.
Niat wajib dalam hati. Sunnah melafadzkannya dalam madzhab syafi’i.
Niat untuk fitrah diri sendiri:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ اْلفِطْرِ عَنْ نَفْسِي لِلَّهِ تَعَالىَ
(Saya niat mengeluarkan zakat fitrah saya karena Allah Ta’ala)
Niat untuk zakat fitrah orang lain:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ اْلفِطْرِ عَنْ فُلاَنٍ أَوْ فُلاَنَةْ لِلَّهِ تَعَالىَ
(saya niat mengeluarkan zakat fitrah fulan atau fulanah karena Allah Ta’ala)
CATATAN :
Anak yang sudah baligh, mampu secara fisik, tidak wajib bagi orang tua mengeluarkan zakat fitrahnya. Oleh karena itu apabila orang tua hendak mengeluarkan zakat fitrah anak tersebut, maka caranya :
Men-tamlik makanan pokok kepadanya (memberikan makanan pokok untuk fitrahnya agar diniati anak tersebut).
Atau mengeluarkannya dengan seizin anak.
🌘Cara niat zakat fitrah
📑. Jika dikeluarkan sendiri, maka diniatkan ketika menyerahkannya kepada yang berhak atau setelah memisahkan beras sebagai fitrahnya. Apabila sudah diniatkan ketika dipisah maka tidak perlu diniatkan kembali ketika diserahkan kepada yang berhak.
📑 Jika diwakilkan, diniatkan ketika menyerahkan kepada wakil atau memasrahkan niat kepada wakil. Apabila sudah diniatkan ketika menyerahkan kepada wakil maka tidak wajib bagi wakil untuk niat kembali ketika memberikan kepada yang berhak, namun lebih afdhol tetap meniatkan kembali, tetapi jika memasrahkan niat kepada wakil maka wajib bagi wakil meniatkannya.
📌 Menyerahkan kepada orang yang berhak menerima zakat, yaitu ada 8 golongan yang sudah maklum.
Hal–hal yang perlu diperhatikan:
✏1. Tidak sah memberikan zakat fitrah untuk masjid.
✏2. Panitia zakat fitrah yang dibentuk oleh masjid, pondok, LSM, dll (bukan BAZ) bukan termasuk amil zakat karena tidak ada lisensi dari pemerintah.
✏3. Fitrah yang dikeluarkan harus layak makan, tidak wajib yang terbaik tapi bukan yang jelek.
✏4. Istri yang mengeluarkan fitrah dari harta suami tanpa seizinnya untuk orang yang wajib dizakati, hukumnya tidak sah.
✏5. Orang tua tidak bisa mengeluarkan fitrah anak yang sudah baligh dan mampu kecuali dengan izin anak secara jelas.
✏6. Menyerahkan zakat fitrah kepada anak yang belum baligh hukumnya tidak sah (qobd-nya), karena yang meng-qobd harus orang yang sudah baligh.
✏7. Zakat fitrah harus dibagikan pada penduduk daerah dimana ia berada ketika terbenamnya matahari malam 1 Syawal. Apabila orang yang wajib dizakati berada di tempat yang berbeda sebaiknya diwakilkan kepada orang lain yang tinggal di sana untuk niat dan membagi fitrahnya.
✏8. Bagi penyalur atau panitia zakat fitrah, hendaknya berhati-hati dalam pembagian fitrah agar tidak kembali kepada orang yang mengeluarkan atau yang wajib dinafkahi, dengan cara seperti memberi tanda pada fitrah atau membagikan kepada blok lain.
✏9. Mustahiq (orang yang berhak menerima zakat) tetap wajib fitrah sekalipun dari hasil fitrah yang didapatkan jika dikategorikan mampu.
✏10. Fitrah yang diberikan kepada kyai atau guru ngaji hukumnya TIDAK SAH jika bukan termasuk dari 8 golongan mustahiq.
✏11. Anak yang sudah baligh dan tidak mampu (secara materi) sebab belajar ilmu wajib (fardlu ‘ain atau kifayah) adalah termasuk yang wajib dinafkahi, sedangkan realita yang ada mereka libur pada saat waktu wajib zakat fitrah. Oleh karena itu, caranya harus di-tamlikkan atau dengan seizinnya sebagaimana di atas.
✏12. Ayah boleh meniatkan fitrah seluruh keluarga yang wajib dinafkahi sekaligus. Namun banyak terjadi kesalahan, fitrah anak yang sudah baligh dicampur dengan fitrah keluarga yang wajib dinafkahi. Yang demikian itu tidak sah untuk fitrah anak yang sudah baligh. Oleh karena itu, ayah harus memisah fitrah mereka untuk di-tamlikkan atau seizin mereka sebagaimana keterangan di atas.
✏13. Fitrah dengan uang tidak sah menurut madzhab Syafi’i.🎆🎆🎆
Semoga bermanfaat
Semoga Postingan Saya Ini Bermanfaat Bagi Kita Semuanya & Kita Selalu Dilindungi Oleh Allah swt. aamiin !!!

SHODAQOH adalah PELEBUR DOSA dan PENANGKAL MUSIBAH

Selamat Malam Sahabat Blogger & Sahabat Pembaca..!!!
Malam Ini Saya Akan mempost Tentang SHODAQOH..!!




Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra berkata: Nabi SAW bersabda tentang apa yang beliau terima dari Allah : “Seorang hamba Allah berbuat dosa, lalu berdoa: Wahai Tuhanku! Ampunkanlah dosaku. Allah SWT berfirman: Hamba-Ku telah melakukan dosa, tetapi dia tahu bahwa ia mempunyai Tuhan yang akan mengampuni dosa atau menghukumnya karena dosanya. Kemudian hamba Allah tersebut kembali melakukan dosa, lalu berdoa: Wahai Tuhanku! Ampunkanlah dosaku. Allah berfirman: Hamba-Ku melakukan dosa, tetapi dia tahu bahwa dia mempunyai Tuhan yang akan mengampuni dosa atau menghukumnya karena dosanya. Kemudian hamba Allah tersebut kembali melakukan dosa, lalu berdoa: Wahai Tuhanku! Ampunkanlah dosaku. Allah berfirman: Hamba-Ku melakukan dosa, tetapi dia tahu bahwa dia mempunyai Tuhan yang akan mengampuni dosa atau menghukumnya karena dosanya. Oleh karena itu berbuatlah sesukamu, Aku akan ampuni dosamu. Hamba tersebut berkata: Aku tidak tahu sehingga yang ketiga kalinya atau yang keempat kalinya aku meminta ampunan, tetapi Allah tetap berfirman: Berbuatlah sesukamu, Aku tetap akan mengampuni dosamu.
1. Riwayat Bukhari di dalam Kitab Tauhid hadits nomor 6953
2. Riwayat Muslim didalam Kitab Taubat hadits nomor 4953
BENAR ! …. Meski Allah akan dan selalu mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang beriman karena Allah Maha Pengampun, akan tetapi yang tidak banyak diketahui hamba-Nya, bahwa pengampunan dosa tersebut terkadang harus ada syaratnya, yakni KAFAROT (peleburan dosa), padahal kafarot tersebut seringkali diturunkan dalam bentuk MUSIBAH atau UJIAN HIDUP manakala orang yang mau bertaubat itu tidak suka bershodaqoh.
Tentang KAFAROT atau peleburan dosa ini Allah menegaskan dengan firman-Nya :
وَكَتَبْنَا عَلَيْهِمْ فِيهَا أَنَّ النَّفْسَ بِالنَّفْسِ وَالْعَيْنَ بِالْعَيْنِ وَالْأَنْفَ بِالْأَنْفِ وَالْأُذُنَ بِالْأُذُنِ وَالسِّنَّ بِالسِّنِّ وَالْجُرُوحَ قِصَاصٌ فَمَنْ تَصَدَّقَ بِهِ فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَهُ
”Dan kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka-luka (pun) ada kisasnya. Barang siapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya”.(QS.Al-Ma’idah/45)
Disamping musibah dan ujian hidup itu sebagai kafarot, sesungguhnya juga bertujuan sebagai pelajaran bagi yang mampu mengambil hikmahnya. Namun oleh karena tidak semua hati orang beriman siap menerima musibah, kebanyakan lebih memilih senang daripada susah, maka dengan musibah itu bisa jadi malah menjadikannya semakin terjebak dalam dosa. Itu apabila musibah tersebut tidak mampu diterima dengan hati selamat hingga berkembang menjadi fitnah yang berkepanjangan. Oleh sebab itu, disamping orang beriman harus selalu bertaubat kepada Tuhannya, juga hendaknya rajin bershodaqoh. Shodaqoh itu diniatkan mengeluarkan kafarot bagi dosa-dosa yang sengaja dilakukan maupun yang tidak. Jadi, disamping shodaqoh itu merupakan kafaror dan penangkal musibah juga pelicin kehidupan untuk menggapai segala kesuksesan, karena ketika sumbatan telah terbuka maka jalan kehidupan menjadi lancar. Semoga yg membagikan Mendapatkan rizki yg berlimpah Dan berkah..aamiin
Sekian Dulu Postingan Saya Malam Ini. Semoga Berguna & Bermanfaat Bagi Para Pembaca & Sahabat Blogger Semuanya..!!!

RIDHONYA ISTRI

Selamat Malam Sahabat Blogger..!!! Malam Ini Saya Akan Post Tentang Ridhonya Istri..!! Biarpun Para Sahabat Blogger & Pembaca  Masih Lajang, Tak ada Salahnya Kita Membacanya Untuk Menambah Pengetahuan Kita.



Di subuh yang dingin,,, ku dapati ibu sudah sibuk
memasak untuk keluarga..
“Ibu masak apa? Bisa ku bantu?”
“Ini masak gurame goreng. Sama sambal tomat kesukaan bapak” sahutnya.. “Alhamdulillah..
mantab pasti.. mari saya bantu.
Eh bu.. calon istriku dia tidak bisa masak loh..”
“Iya terus kenapa,,?” Sahut ibu..
“Ya tidak kenapa2 sih bu.. hanya cerita saja,
hehehe”.. “Jangan di pikir memasak, mencuci, menyapu,
mengurus rumah dan lain lain itu kewajiban
wanita”
“Hah.? Maksud ibu..?” Kaget..
“Itu semua adalah kewajiban lelaki”
“Tapi bukankah ibu setiap hari melakukannya?” “Kewajiban istri adalah taat pada suami. Karena
bapak itu tidak mungkin bisa mengurusi rumah
maka ibu bantu mengurusi semuanya. Sebagai
wujud cinta dan juga wujud istri yang mencari
ridho suaminya”
Saya makin bingung bu. “Bukankah kewajiban lelaki untuk menafkahi istri?
Baik itu sandang, pangan, dan papan” tanya ibu..
“Iya tentu saja bu..”
“Menurut mu pengertian nafkah itu yang seperti
apa? Pakaian yang bersih adalah nafkah. Sehingga
mencuci adalah kewajiban suami. Makanan adalah nafkah. Kalau beras. Itu masih setengah nafkah.
Karena belum bisa di makan. Sehingga memasak
adalah kewajiban suami. Lalu rumah adalah
kewajiban suami. Sehingga kebersihan rumah
adalah kewajiban suami”
“Waaaaah.. sampai segitunya bu..? Lalu jika itu semua kewajiban suami. Kenapa ibu tetap
melakukan itu semuanya tanpa menuntut bapak
sekalipun?
“Karena ibu juga seorang istri yang mencari ridha
dari suaminya. Ibu juga mencari pahala agar
selamat di akhirat sana. Karena ibu mencintai ayahmu, mana mungkin ibu tega menyuruh
ayahmu yang baru pulang bekerja untuk
melakukan tugas itu semua. Jika ayahmu berpunya
mungkin pembantu bisa jadi solusi. Tapi jika
belum ada, ini adalah ladang pahala untuk ibu”
Aku hanya diam.. “Pernah dengar cerita fatimah yang meminta
pembantu kepada Nabi karena tangan nya lebam
karena menumbuk tepung?” Tapi Nabi tidak
memberinya.
Atau pernah dengar juga saat Umar di Omeli
istrinya? Umar diam saja karena tahu betul. Wanita kecintaannya sudah melakukan tugas
macam2 yang sebenarnya itu bukanlah tugas istri.
Tapi karena patuh dan taatnya wanita semua ridha
di kerjakannya.
“Iya buu…”
“Jadi laki laki selama ini salah sangka ya bu, seharusnya setiap lelaki bertrimakasih pada
istrinya. Lebih sayang dan lebih menghormati jerih
payah istri.”
“Eh. Terus kenapa ibu tetap mau melakukan
semuanya padahal itu bukan kewajiban ibu?”
“Menikah bukan hanya soal menuntut hak kita. Atau menuntut kewajiban suami kita. Tapi banyak
hal lain. Menurunkan ego. Menjaga keharmonisan.
Mengalah. Kerja sama. Kasih sayang. Cinta. Dan
Persahabatan. Menikah itu perlombaan untuk
brusaha membaikan satu sama lain. Yang wanita
sebaik mungkin membantu suaminya. Yang lelaki sebaik mungkin membantu istrinya. Toh impianya
rumah tangga sampai surga”
“Subhanallah.. eeh kalo calon istriku tau hal ini dan
dia malas ngapa2 in bu?”
“Wanita beragama tentu tau bahwa ia harus
mencari keridhoan suaminya. Sehingga tidak mungkin setega itu. Sedang lelaki beragama tentu
tau bahwa istrinya telah banyak membantu.
Sehingga tidak ada cara lain selain lebih
mencintainya”
Sekian dulu Postingan Saya Malam Ini, Semoga Berguna & Bermanfaat Bagi Para Pembaca & Sahabat Blogger Semuanya..!!!

KETIKA MARAH PADA ISTRI, PANDANGILAH IA KETIKA TIDUR

Selamat Malam Sahabat Blogger..!!! Malam ini Saya Akan Post Tentang Sebuah Cerita Tentang Seseorang Yang Marah Terhadap Istrinya. Selamat Membaca Bagi Para Pengunjung Blog Saya Ini...!!!




“Assalaamu’alaikum…!” Ucapnya lirih saat
memasuki rumah.
Tak ada orang yang menjawab salamnya. Ia tahu istri dan anak-anaknya pasti sudah tidur. Biar
malaikat yang menjawab salamku,” begitu
pikirnya. Melewati ruang tamu yang temaram, dia
menuju ruang kerjanya. Diletakkannya tas, ponsel
dan kunci-kunci di meja kerja. Setelah itu, barulah
ia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan berganti pakaian.
Sejauh ini, tidak ada satu orang pun anggota
keluarga yang terbangun. Rupanya semua tertidur
pulas. Segera ia beranjak menuju kamar tidur.
Pelan-pelan dibukanya pintu kamar, ia tidak ingin
mengganggu tidur istrinya. Benar saja istrinya tidak terbangun, tidak
menyadari kehadirannya. Kemudian Amin duduk di
pinggir tempat tidur. Dipandanginya dalam-dalam
wajah Aminah, istrinya. Amin segera teringat
perkataan almarhum kakeknya, dulu sebelum dia
menikah. Kakeknya mengatakan,
Jika kamu sudah menikah nanti, jangan berharap
kamu punya istri yang sama persis dengan maumu.
Karena kamupun juga tidak sama persis dengan
maunya.
Jangan pula berharap mempunyai istri yang punya karakter sama seperti dirimu. Karena suami istri
adalah dua orang yang berbeda.
Bukan untuk disamakan tapi untuk saling
melengkapi.
Jika suatu saat ada yang tidak berkenan di hatimu,
atau kamu merasa jengkel, marah, dan perasaan tidak enak yang lainnya, maka lihatlah ketika
istrimu tidur….
“Kenapa Kek, kok waktu dia tidur?” tanya Amin
kala itu.
“Nanti kamu akan tahu sendiri,” jawab kakeknya
singkat. Waktu itu, Amin tidak sepenuhnya memahami
maksud kakeknya, tapi ia tidak bertanya lebih
lanjut, karena kakeknya sudah mengisyaratkan
untuk membuktikannya sendiri.
Malam ini, ia baru mulai memahaminya. Malam
ini, ia menatap wajah istrinya lekat-lekat. Semakin lama dipandangi wajah istrinya, semakin
membuncah perasaan di dadanya. Wajah polos
istrinya saat tidur benar-benar membuatnya
terkesima. Raut muka tanpa polesan, tanpa
ekspresi, tanpa kepura-puraan, tanpa dibuat-buat.
Pancaran tulus dari kalbu. Memandaginya menyeruakkan berbagai macam perasaan.
Ada rasa sayang, cinta, kasihan, haru, penuh harap
dan entah perasaan apa lagi yang tidak bisa ia
gambarkan dengan kata-kata. Dalam batin, dia
bergumam,
“Wahai istriku, engkau dulu seorang gadis yang leluasa beraktifitas, banyak hal yang bisa kau
perbuat dengan kemampuanmu. Aku yang
menjadikanmu seorang istri. Menambahkan
kewajiban yang tidak sedikit.
Memberikanmu banyak batasan, mengaturmu
dengan banyak aturan. Dan aku pula yang menjadikanmu seorang ibu. Menimpakan tanggung
jawab yang tidak ringan. Mengambil hampir semua
waktumu untuk aku dan anak-anakku.
Wahai istriku, engkau yang dulu bisa melenggang
kemanapun tanpa beban, aku yang memberikan
beban di tanganmu, dipundakmu, untuk mengurus keperluanku, guna merawat anak-anakku, juga
memelihara rumahku.
Kau relakan waktu dan tenagamu melayaniku dan
menyiapkan keperluanku. Kau ikhlaskan rahimmu
untuk mengandung anak-anakku, kau tanggalkan
segala atributmu untuk menjadi pengasuh anak- anakku, kau buang egomu untuk menaatiku, kau
campakkan perasaanmu untuk mematuhiku.
Wahai istriku, dikala susah, kau setia
mendampingiku. Ketika sulit, kau tegar di
sampingku. Saat sedih, kau pelipur laraku. Dalam
lesu, kau penyemangat jiwaku. Bila gundah, kau penyejuk hatiku. Kala bimbang, kau penguat
tekadku. Jika lupa, kau yang mengingatkanku.
Ketika salah, kau yang menasehatiku.
Wahai istriku, telah sekian lama engkau
mendampingiku, kehadiranmu membuatku menjadi
sempurna sebagai laki-laki. Lalu, atas dasar apa aku harus kecewa padamu?
Dengan alasan apa aku perlu marah padamu?
Andai kau punya kesalahan atau kekurangan,
semuanya itu tidak cukup bagiku untuk
membuatmu menitikkan airmata. Akulah yang
harus membimbingmu. Aku adalah imammu, jika kau melakukan kesalahan, akulah yang harus
dipersalahkan karena tidak mampu
mengarahkanmu. Jika ada kekurangan pada dirimu,
itu bukanlah hal yang perlu dijadikan masalah.
Karena kau insan, bukan malaikat.
Maafkan aku istriku, kaupun akan kumaafkan jika punya kesalahan. Mari kita bersama-sama untuk
membawa bahtera rumahtangga ini hingga
berlabuh di pantai nan indah, dengan hamparan
keridhoan Allah swt. Segala puji hanya untuk
Allah swt yang telah memberikanmu sebagai
jodohku.” Tanpa terasa airmata Amin menetes deras di kedua
pipinya. Dadanya terasa sesak menahan isak
tangis. Segera ia berbaring di sisi istrinya pelan-
pelan. Tak lama kemudian iapun terlelap.
Sekian Dulu Postingan SANG MUSAFIR malam Ini, Semoga Para Pembaca Terhibur Oleh Postingan saya Ini..!!!